
Menulis adalah persoalan pilihan
eksistensi, yaitu kesadaran untuk berproses secara aktif-kratif yang terus
menerus.nah karena itu, yang dibutuhkan dalam kreativitas menulis bukanlah
teknik yang instan, tetapi lebih pada semangat dan ikrar yang kuat, yaitu di
mulai dari diri sendiri.
Berikut ini adalah tiga cara memanajemen “semangat” menulis
kamu :
Pertama, jika kamu
sudah punya semangat maka sangat sebaiknya kamu bergabung dengan komunitas
penulis yang aktif atau menciptakan sendiri komunitas itu.hal ini penting
karena, dengan adanya teman-teman yang sehati dan sevisi,semangat itu akan
terus dipacu dengan kolektif alias bersama-sama sehingga kamu tidak akan malas
lagi untuk menulis.
Kedua, berguru atau aktif ke setiap acara maupun kegiatan
kepenulisan juga perlu rutin kamu lakukan.tujuannya, dengan momen itulah
semangat kamu untuk berkarya akan selalu ada. Dengan berdiskusi bersama orang
yang sudah lama menggeluti dunia kepenulisan maka kamu akan memperoleh banyak
pengalaman darinya.
Ketiga,tentunya kamu harus aktif berinteraksi dengan media
massa dan toko buku. Membaca media massa atau bertamasya intelektual ke toko
buku harus rutin kamu lakukan untuk meningkatkan semangat dalam
menulis.sesekali coba kamu hayati dan bayangkan saat membaca tulisan serupa
artikel,puisi,cerpen dan esai pada salah satu media massa yang penulisnya
adalah diri kamu sendiri. Betapa senangnya. Karya yang kamu terbitkan di media
massa bisa terkenal, kemudian jutaan orang membaca tulisanmu. Pastinya kamu pun
akan terkenal. Bahkan, bisa terjadi, teman
atau orang lain akan mengucapkan selamat dan kagum atas tulisan kamu.
Sungguh indah bukan. Ini pasti menjadi harapan semua penulis. Selain itu,
bayangkan juga saat kamu ke toko buku lalu ambil salah satu buku secara
acak,kemudian tutup nama penulisnya, dan bayangkan bahwa penulisnya adalah
kamu. Pasti segera kamu akan tersenyum bangga dan senang tidak terhingga. Karya
kamu dilihat dan dibaca banyak orang.
Mungkin ini kelihatannya fantasi
dan mimpi.tapi inilah rahasia awal menjadi penulis.yaitu Harus dimulai dari mimpi. Mimpi yang akan kamu
wujudkan dengan semangat untuk menulis. dan suatu ketika kamu akan mengerti:
ternyata apa yang dulu kami impikan sekarang menjadi kenyataan.
Dengan kejadian imajinatif di
atas itulah,kamu harus yakin, semangat menulismu akan menggelora lagi. Meledak
dalam dirimu untuk kemudian rajin menulis. Namun,perlu diingat, seperti sudah
dijelaskan diatas, semangat itu bersifat naik-turun maka bertamasya ke toko
buku dan sering membaca media massa perlu intens dilakukan secara kontinu.
Selamat mencoba.
Sumber referensi, “ buku : Penulisan Sastra Kreatif~Heru
Kurniawan”
Tips Memanajemen Semangat Menulis
Reviewed by Roy Ridho
on
June 25, 2019
Rating:

No comments:
Terimakasih telah berkunjung ke blog saya, semoga bermanfaat :)