Duar... duar.. duar...
Satu dua mayat tergeletak di trotoar
Mereka pengabdi-pengabdi terpelajar
tertembak dada, kepala, mati terkapar
Kocar-kacir sana sini hendak bubar
tenang.. tenang.. dikira vulgar
Dikejar.. Dikejar.., bak Pengedar!
Sudah gemetar.. sudah gemetar..
tetap gusar! Tetap gampar!
Memang bangsat. para pengingkar!
Berjanji.. berjanji.. tak berkabar
kami bungkam semua terlantar
kami muncul dibilang makar
dihajar.. dihajar.., dibilang wajar
memang bangsat. Kaum mistar
Luka lama, diumbar.. diumbar..
seperti kayu bakar, semakin banyak semakin besar.
tawa terus menggelegar!
Luka terus bertukar!
Hingga kaum mistar
Kehilangan Hanggar.
Kami kaum terpelajar,
Tidak cari aman dalam sangkar!
~Mahasiswabiassa
Harmoni Bagi Kami
Reviewed by Roy Ridho
on
February 10, 2020
Rating:
Reviewed by Roy Ridho
on
February 10, 2020
Rating:


No comments:
Terimakasih telah berkunjung ke blog saya, semoga bermanfaat :)